Dokter -N-

Ketika ‘area’ politik masuk area medis….

İni pengalaman yang gak mengenakan buat saya pribadi di kehamilan ke dua, semenjak di nyatakan hamil, saya selalu kontrol ke dokter kandungan di rumah sakit pemerintah lokal yang terdekat dari area tinggal. Prosedur di sini khususnya di kota kota besar , untuk bikin janji atau dikenal dengan istilah rendevu, bisa di lakukan via online, atau telpon ke nomer khusus, biasanya operator akan meminta no identitas penelpon dan menanyakan  mau ke rumah sakit mana, mereka akan mengarahkan si penelpon, tapi saya lebih suka via online, karena lebih jelas bisa milih dokter jaga yang praktek di hari tertentu. Waktu diawal mau pilih dokter kandungan yang sama  pas hamil si anakpanda, sayang nama dokter tersebut tidak ada dalam daftar dokter jaga di website, ada dokter pengganti, dokter perempuan juga, Bismillah aja saya kontrol dari awal hamil dengan Dokter N ini, Alhamdulilah dokternya lumayan bagus, dan lebih penting lagi dia bahasa inggrisnya bagus, point penting sebagai orang asing kalau kontrol di rumah sakit pemerintah ketemu dokter bisa bahasa asing, jadi saya cukup percaya diri kontrol ke dokter tanpa di anter suami lagi.

Menjelang due date saya tetap kontrol ke dokter N ini, karena saya di kehamilan pertama proses melahirkan si anakpanda dengan c-sesar, besar kemungkinan untuk  calon adiknya pun  diharuskan sesarian kembali, ini prosedur yang umum disini. Opsi VBAC atau vagina birth butuh observasi, dan dokter sini jarang yang ambil tindakan ini.

Bulan lalu saya periksa kandungan kembali ke Dokter N, sambil nanya  kapan proses sesar ke dua dsb, tapi dokter N malah bilang, kalau dia tidak bisa memberikan saya tanggal operasi, lalu nulis note ada 2 nama dokter sejawatnya, saya disuruh milih salah satu, nanti mereka yang akan memutuskan tanggal  doğumhane-melahirkan- untuk saya, awalnya agak heran, loh kok harus ganti dokter?

Dua nama dokter pengganti nya salah satunya dokter lama pas saya hamil si anakpanda, tapi tiap ambil rendevu dokter tersebut, entah kenapa tidak tertera di website pemerintah, di rumah sakit yang saya tuju. kemudian si babapanda telpon ke operator, petugasnya bilang, dokter tersebut sedang bertugas di rumah sakit lain dan belum bertugas kembali di rumah sakit tempat saya kontrol. Akhirnya saya pilih dokter ke dua, seorang dokter pria.

Ambil rendevu lalu kontrol dengan dokter pria tersebut, barulah saya tahu kemana si dokter N ini? hemsire-perawat- yang menemani si dokter P adalah perawat jaga yang sama dengan dokter N, dia menceritakan kalau dokter N sudah tidak bertugas lagi di rumah sakit tersebut :istifa, ujar si hemsire, ah masa istifa (mengundurkan diri??) apa di pecat, hemsire ini tidak mau menjelaskan panjang lebar alasan si dokter N tidak bekerja lagi di rumah sakit pemerintah padahal status si dokter N kan PNS?? kok dipecat, alasanya?? padahal antrian pasien dia selalu penuh beda dengan dokter P yang pas jadwal prakteknya termasuk sepi, dan dokter P ini kurang memuaskan, banyak pasien kecewa termasuk saya pribadi (kadang saya mikir, kenapa sih yang gak dipecat dokter P aja:P) dokter N ini dokter bagus, baik, dia akan selalu  menjawab semua pertanyaan pasiennya dengan sabar, menjelaskan dengan bagus.

Entah lah sepertinya si Dokter N kena operasi ‘bersih bersih’ dari pemerintah nya semenjak kasus  bulan juli lalu yang menghebohkan negeri kebab, banyak PNS dibidang medis pun di pecat. Sayang banget tenaga tenaga profesional harus merasakan imbas situasi politik pemimpinnya. Efek buat saya, harus ganti dokter yang gak ngenakin si dokter P.

Si dokter P belum juga memberikan tanggal kapan saya harus operasi dsb, saya sudah nanya dengan teman teman disini yang kehamilan ke dua nya lewat proses sesar juga pas melahirkan, rata rata bilang biasanya sebelum 38 w, si dokter akan memberikan kapan waktu untuk sesar kembali dsb, tapi dokter P ini asli gak jelas dan kurang begitu tanggap sama pasiennya, padahal saya sudah beritahu kasus saya di kehamilan pertama  melahirkan sesar, file dari dokter N tentang riwayat kehamilan saya bisa dia cek di komputer.

Suami pas saya beritahu tentang si dokter P asli ikutan kesal juga,ngoceh ngoceh lah dia dengan dokter pemerintahnya, nyoba nyari rendevu lagi ke dokter lain, akhirnya nama dokter kandungan langganan  saya Dr Nil** muncul juga di website,setelah beberapa bulan menghilang. langsung ambil rendevu lagi,  ditengah rasa kecewa sama dokter P  ketemu ‘telaga air yang menyejukkan’ hihi agak lebay,  ketemu lagi nama dokter bagus itu rasanya special banget, minggu depan  saya ganti dokter, balik lagi ke dokter lama, yang entah habis ‘piknik’ di rumah sakit mana dan baru kembali bertugas kembali di rumah sakit pemerintah tersebut.

Kenapa saya ga ke RS swasta aja? kalau ada asuransi yang mencover nya full sih enak, bisa milih RS yang OK, berhubung asuransi yang saya pakai juga pakai asuransi pemerintah dan di rs swasta ga mencover full, opsi ke rumah sakit pemerintah juga sebenarnya bagus, asal sabar antri, saya dapat dokter yang bagus bagus sebelumnya, kecuali si dokter P diatas  yang agak nyebelin. Dan saya juga menkondisikan lah dengan kondisi keuangan keluarga:D dengan status suami pegawai pemerintahnya, toh  memang ada fasilitas dari pemerintah lewat asuransi, jadi bisa free semua layanan selama itu di RS pemerintah.

Menjelang due date..ada ada aja..dokter kandungan di pecat….jadi mendadak kudu ganti dokter, suami mau ambil cuti dan siap antarkan saya kembali, karena udah agak berat juga di trimester ke 3.  Sedih sih si dokter N apa kabarnya ? semoga beliau masih bisa praktek di tempat lain, tapi kata temen kalau izin prakteknya di cabut, dia ga bisa kerja, oh benar kah.., sayang banget dokter bagus gitu:( ga ngerti lah sama situasi politik disini imbas kemana mana.

Advertisements

11 thoughts on “Dokter -N-

    • kayaknya dicabut, krn heran jg, kalo cm mengundurkan diri? padahal pasien dia banyak terus tiap jadwal praktek di poliklinik, kalo dokter P..suka sepi karena udah pada males jg sih..akhirnya banyak pasien dokter N kepaksa ambil rendevu ke dia

    • yang pertama sih biasanya harus kuasain bahasa turki dulu, terus urusan ijazah, harus ikut ujian persamaan dgn standar yg ditetapkan turki.kalau kerja disektor formal. sisanya saya kurang paham ya, krn saya cuma İRT:)

  1. Temen saya orang turki dia seorang guru dan gara-gara operasi bersih-bersih oleh pemerintah turki dia dicabut lisensi mengajarnya tiap melamar pekerjaan di ditolak dg alasan namanya ada di daftar blacklist.an gak bisa mengajar lagi(teman saya ini dulunya mengajar di sekolah yang terafiliasi dengan oposisi pemerintah turki) sedih dengernya karena kan kalo dipikir dia gak ada hubungannya dengan kudeta itu sampai dia bilang kayaknya dia mau pergi ke luar turki krn di turki udah buntu gak bisa apa-apa. Pas dia cerita ada ribuan profesional lainnya yang kena daftar blacklist juga makin sedih 😦 padahal kan mrk blm tentu terlibat kudeta dan dampak dipecatnya mrk sama masyarakat juga pasti besar ya mbak. Salam kenal ya mbak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s