Cerita dari Amasya part 1

Saya berkesempatan mengunjungi Amasya berbarengan pas mudik ke rumah mertua, Kota ini hanya sekitar 1 jam dari corum city, kota kelahiran si babapanda, kebetulan minggu lalu kami sekeluarga mengunjungi kampung halaman babapanda, dan saya minta babapanda untuk berkunjung ke Amasya, yang dari awal saya datang ke Turki belum sempat juga mengunjunginya. Anakpanda untuk kali ini tidak kami ajak, ddititpin  babaanne*nenek*nya dulu, dan kami bisa pacaran lagi *uhukkk… Baiklah ini kalimat pembukanya:))

 

Amasya:  sebuah kota kecil yg terletak di atas pegunungan,   salah satu propinsi di utara tengah daerah anatolia turki, kota ini cukup tua, meninggalkan jejak  bangsa bangsa besar yang pernah berkuasa di tanah Anatolia, Hittit-pontus-, romawi, selcuk dan kekhalifahan utsmaniyah.

Amasya sendiri ber arti:Mother goddness,  dalam bahasa romawi kuno di sebut  Amaciac, yunani kuno : pontus , Amaseia, Turki: Amasya ( dibaca: a-masja)

Untuk menuju kota kecil ini dari istanbul membutuhkan waktu kurang lebih 10 jam-an, dan dari  ibukota Ankara 5 jam-an jika ditempuh dengan Bis. Bandara terdekat adalah Merzifon,dengan jadwal penerbangan yang terbatas, atau dari kota Samsun kurang  lebih 2 jam menuju Amasya, kota ini cukup terpencil  berada di daerah perbukitan. Pemerintah lokal Amasya sedang giat membangun kotanya untuk mendatangkan banyak turis lagi, salah satunya proyek tunnel  Ferhat, yang akan memudahkan para pelancong untuk datang ke kota ini.

Apa sih yang menarik dari Amasya?

Kota ini belum seterkenal istanbul, pamukkale, cappodacia yang selalu jadi tujuan turis dunia ketika datang ke Turki,tapi saya rekomendasikan buat para traveller untuk menjelajah kota kecil ini yang terkenal juga sebagai salah satu kota penghasil Apel di Turki, Apel Amasya sedikit unik dari warna nya, cenderung pink. Sayang karena saya datang di awal musim semi, Pohon pohon Apel yang saya lihat sepanjang perjalanan menuju Amasya baru berbunga.

Oh ya ketika saya posting beberapa Foto Amasya, ada teman teman saya yang menanyalan tentang keterkaitan:  serial king sulaiman, Memoar of hurrem? Karena saya bukan penikmat serial Turki: king sulaiman atau disini disebut muhtesem dizi, Yang saya tahu memang ada beberapa memoar di pinggir sungai irish  tertulis tentang : sejarah kanuni sultan sulaiman dan juga putera nya mustafa di kota ini.

Untuk menuju Amasya, karena saya berangkat dari kota tetangga Amasya, Corum city. Saya dan babapanda cukup naik minibus  saja, datang ke terminal kota beli tiket di konter nya seharga: 12 lira sekali jalan.Perjalanan hanya menempuh waktu 1 jam 19 menit menuju amasya, tapi sebelumnya minibus ini akan transit terlebih dulu di mecitozu, salah satu daerah corum yang berbatasan dengan amasya, untuk mengambil penumpang, karena hanya ada jenis minibus seperti ini  yang menghubungkan dengan kota kota terdekat.

IMG_0443

minibus menuju amasya

sampai Amasya sekitar jam 10 pagi, sengaja saya dan babapanda berangkat pagi, karena kami hanya  melakukan perjalanan singkat tanpa menginap di kota ini, dan si anakpanda bisa dititipkan ke babaanne nya di corum, begitu sampai kami berdua sarapan dulu di salah satu restoran lokal sebelum menjelajah kota amasya yang lumayan kecil jadi saya pikir cukup dengan menghabiskan waktu 1 hari, walau ternyata perkiraan saya melesat,  kota kecil ini memiliki banyak lokasi yang wajib di jelajahi, salah satunya miniatur amasya, sayang saya tidak sempat melihat miniatur kota ini.

IMG_0509

kota Amasya di foto dari atas bukit

IMG_0482

kota Amasya difoto dari atas bukit

Pertama sampai ke kota ini saya langsung menuju The rock tombs   naik ke atas perbukitan , untuk masuk wilayah bukit ini setiap turis dikenakan biaya tiket 5 lira,

IMG_0474

menuju lokasi bekas makam raja raja era pontic

Lokasi perbukitan ini di sebut juga the rock of tombs.

Salah satu daya tarik untuk menjelajah kota Amasya  melihat sisa sisa makam raja raja pontic, Sekitar 183 SM Kota Amasya di huni oleh bangsa helenestik dan menjadi ibukota kerajaan Pontus, di jaman ini juga lahirnya  Strabo seorang ahli geografi yunani, Strabo lahir di Amasya Turki.

Makam raja raja pontic di ukir di perbukitan batu, dengan melubangi bukit dan menaruh makam nya di dalam sebuah ruangan, jenis makam yang di ukir di atas batu seperti ini tidak hanya saya jumpai di Amasya, di beberapa daerah sekitar amasya pernah saya lihat ketika di perjalanan pulang menuju istanbul dari corum, melewati perbukitan, ada jenis makam sejenis. Mungkin ini menjadi ciri khas era pontic pada masa nya.me makam kan raja raja atau juga orang penting pada masa itu di ukir makam nya di atas perbukitan.

IMG_0481

lokasi makam tepat di belakang saya, tapi sayang isi nya kosong

Tepat di atas perbukitan ini ada lokasi benteng di sebut juga Amasya kalesi, kami belum sempat menuju benteng di atas bukit ini karena lokasinya hanya bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi ,ada jalan khusus nya atau sewa taksi, kalau mau ngirit ya bisa saja jalan kaki buat yang terbiasa naik gunung:) karena keterbatasan waktu juga saya dan babapanda putar balik untuk mengunjungi lokasi lainnya

IMG_0514

Amasya kalesi

Kota kecil ini melahirkan banyak raja , para pemikir, cendikiawan, seniman, baik dari era pontus sampai masa kekhalifahan ustmaniyah turki, Dimana Amasya dipilih sebagai kota tempat para pangeran muda utsmaniyah di gembleng di madrasah madrasah , dilatih militer dan merintis karir pemerintahannya menjadi gubernur Amasya sebelum dipanggil pulang ke istanbul.–to be continued–

 

 

 

 

 

Advertisements

13 thoughts on “Cerita dari Amasya part 1

  1. aaaaak bagus banget mbaaaa, tapi udah terlanjur booking2 ke tempat2 mainstream nih kayak Capadoccia, Ephesus, Pamukkale, Sirince situuu T_T

    • ahhhh saya jg blm ke tempat2 yg km tulis-.- tdnya mo bulan ini ke sana jg..malah berubah jd belok liburan ke mertua:V cuti nya udah di ambil duluan kemrn si babapanda…haa nunggu janjş syurga nya lagi deh nge trip nya, ga bakal di izinin kl sendirian

    • iya ini kotanya mereka jg emang..saya mau lanjutin lg transletin dikit2 ttg amasya..puyeng in turkish semua:P referensi nya..terutama legenda romeo dan juliet nya kota amasya :ferhat dan sirin

  2. Wah lg blogwalking soal kota2 di turki nemu tulisan ini…cakep kotanya mbak…
    Untuk keliling tmpt wisata di amasya ada public transport / bs jln kaki / sw motor /sw mbl mbak?
    Dr istanbul or goreme bs naik bus nya drmn y?
    Thanks before^^

    • Amasya letaknya di tengah pegunungan di center Turki, kalo dr istanbul bisa naik bis ke amasya kurang lebih 10 jam, kalau naik pesawat, ada bandara kecil, merzifon sekitar 6 km dr amasya, tp penerbangannya termasuk jarang hanya beberapa kali dlm seminggu, yang termudah dgn bus atau sewa mobil. Bus banyak yg ke amasya, public transport bus2 kecil dan taksi, ini kotanya kecil banget kok..jalan kaki ngelilingin center nya aja bisa, kecuali kalau mau ke daerah atas nya-ada restoran terkenal dgn view nya, dan juga benteng2 di atas perbukitan, biasanya ada taksi untuk menuju daerah atas, banyak hamam-pemandian -dan hotel2 kecil di center kota nya, kalo dr istanbul bs naik bis metro https://www.metroturizm.com.tr/ ini jaringan bis terbesar di turki, bs etiket juga, tiket bis sekitr 70 lira, hehe lumayan sih krn jauh juga,10 jam dr istanbul. kalo hobby backpakeran kyknya cocok menjelajah amasya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s