Wasiat muhammad al fatih untuk Masjid fatih istanbul

11233490_990707744281820_6565664601757438519_n

Wasiat Sultan Muhammad al-Fatih terkait pewakafan masjid Fatih, Istanbul.

1. Sepuluh orang Hafizul Quran harus ditugaskan untuk membaca Al-Quran setiap hari Jum’at sebelum sholat Jum’at.

2. Dua puluh orang shalih harus ditugaskan untuk mengkhatamkan Al-Quran tiap hari ba’da sholat subuh.

3. Dua puluh orang shalih harus ditugaskan untuk membaca 70.000 kalimat Tauhid tiap hari ba’da sholat Subuh.

4. Sepuluh orang harus ditugaskan untuk membaca 10.000 shalawat atas Nabi Muhammad (saw) ba’da sholat Subuh.

Wasiat ini terpampang dekat pintu masuk sebelah kiri masjid Fatih.

Subhanallah, beliau memang pantas untuk mendapatkan julukan “sebaik-baik komandan perang” seperti yang telah dikabarkan oleh Rasulullah beberapa abad sebelum penaklukkan Istanbul.

(diterjemahkan dan ditulis oleh: jaini mukhlis -mahasiswa indonesia di istanbul)

demı kesını...ke makamnya muhamad al fatıh..sang leluhur anakpanda:)

turbesi (makam nya muhamad al fatih )

sekalıan janjıan sama temen mahasıswa ındo yg kebetulan tınggalnya deket sıtu

lokasi masjid fatih di dekat makam nya

Advertisements

5 thoughts on “Wasiat muhammad al fatih untuk Masjid fatih istanbul

  1. Assalamualaikum mba Rahma,

    Alhamdulillah, finally saya “masuk” lagi ke blog-nya. Dan saya langsung melotot membaca wasiatnya Al-Fatih ini.

    Kebetulan hampir 2 mggu kmrn ini, saya banyak menghabiskan waktu saya membaca buku karangan Felix Siauw mengenai Muhammad Al-Fatih 1453. Rasanya sosok ini menjadi Idola baru. Kagum dan memang luar biasa. Saya sampai ikut menonton filmnya sepintas, meskipun banyak yang tidak merekomendasikan dalam review-nya. Tapi saya tetap penasaran, syukurnya, saya sudah lebih dulu menghabiskan buku Ustad Felix. Memang, akhirnya saya juga kecewa dengan bagaimana film itu tervisualkan. Rasanya jauh dari sosok yang digambarkan. Tapi saya tidak mau membahas mengenai itu. Saat ini saya sudah memegang buku “Runtuhnya khalifah Ustmaniyah”, tapi belum di baca, he he he… sedikit penyesalan memang, kenapa baru suka sejarah sekarang..

    Eh lupa, perkenalkan saya Raudhah mba.. Saya sdh follow mba di Instagram. Pernah mengagumi foto yang tempe homemade 😉
    Ini kali ke-2 saya mampir di blog mba. Gara2 pertamanya, saya merasa “jatuh cinta” dengan kunjungan pertama ke Istanbul. Kunjungan 3 hari yang satu paket dengan Umroh bulan Februari lalu, membuat saya masih kurang puas dengan Turki. Jadi, penasaran dengan bagaimana sih, Turki itu. Dan mulailah saya melakukan pencarian dengan kata acak “Turki” di google, mempertemukan saya dengan blog mba.

    Semoga suatu saat, bisa mengeksplorasi lagi dan menyusuri jejak-jejak histori kejayaan peradaban islam dulu disini.

    Wassalam,

    • waalaikumsalam, yang di instagram kan ya mb raudhah:) iya..turki itu banyak banget jejak sejarah peradabannya, bkn cuma di istanbul, dikota2 lain jg, saya masih ada cita2 pengen ke sanlı urfa mba..kota yang letaknya berbatasan sm suriah, kota bersejarah banget, letak dimana nabi ibrahim as di bakar hidup hidup..dan lokasinya masih ada *temen pernah share* itu tinggi banget tiangnya-jadi kebayang org zaman dulu kyk raksasa semua..subhanalloh, trus jejak sejarah nabi ayyub juga ada disana, dan kl dikota kelahiran suami:ada makam dari sahabatnya umar bin khattan, sahabatnya ini yg menshalatkan umar ketika wafat.dan makamnya juga gede banget,saya pernah masuk..bebas masuk ke area makamnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s