(berbagi oase ilmu)

Dari Ibnu Amr ra, ia berkata bahwasanya Rasulullah saw. pernah bersabda, “Kebanyakan kaum munafik dari kalangan umatku kelak adalah para ahli baca Al-Qur’an di antara mereka.” [HR. Ahmad]

********************************

Penjelasan dari Mursyid saya ihwal hadits di atas:

“Ahli membaca Al-Qur’an belum tentu ahli Al-Qur’an; seringkali Al-Qur’an hanya digunakan sebagai alat politik semata, atau lebih buruk lagi hanya untuk meraih popularitas dan keuntungan duniawi. Bagaimana pun agar tidak salah memahami, maka Al-Qur’an harus terus dibaca serta dikaji secara mendalam dan komprehensif dengan Al-Hadits dlsb. Bagaimana tidak dibaca jika Al-Qur’an bagi orang-orang mu’min itu seperti nyawa.

Sebagaimana Allah SWT firmankan dalam Al-Qur’an bahwa isi Al-Qur’an tidak bisa dipahami kecuali oleh orang-orang yang memiliki hati (qalb) yang telah Allah bersihkan (sucikan). Dalam Al-Waqiah [56]:79 “Laa yamassuhu illal-muthahharun” [“Tidak ada yg dapat menyentuhnya (isi Al-Qur’an) kecuali orang-orang yang telah dibersihkan/disucikan (hatinya)”]” by: Alfathri Adlin

Advertisements

One thought on “(berbagi oase ilmu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s