ruangkubus 36m2

Seminggu lalu saya menginap di salah satu apartemen di jakarta’ Apartemen kelas menengah dan bersubsidi pemerintah. Ukurannya tidak begitu besar 36 m2 saja!
Kebetulan teman lama saya mengundang untuk datang ke apartemen nya, Reuni kecil2an.
Banyak cerita yang saya dapatkan disana.
Terutama gaya hidup Jakarta: Tapi teman saya bilangnya: bukan gaya hidup tapi pilihan hidup??
Ehmmm..
Begini:
Kebayangkan: Ruangan ukuran 36m2 itu kayak apa:
Bayangkan kalau ruangan sekecil itu di isi 8 orang: sepasang suami istri. 2 orang anak. 1 babysitter. sepasang orangtua dan 1 orang paman:0

Yapp..saya pun mlongooo mendengar cerita dari seorang asisten teman saya. perawat yang menjaga ibu teman saya yg sakit stroke di apartemen yang saya tempati.

Idealnya : ruang kotak itu mirip sama kos2an: ga layak huni lah kalau isinya se RT:D
Tapi kenyataannya: Di gedung2 tersebut. Banyak penghuni yang mengandalkan ART:)
Dapur yg mungil.kamar yang mungil. APa ga merasa penuh sesak.
Apa pekerjaan rumah ga bisa kepegang? Ada juga ibu rumah tangga biasa, Bukan pekerja! di ruangan semungil itu tetap bawa ART..OMG!Oh jakarta:D

Tapi ga heran juga sih, ketika saya tahu standar salary: ART-Babysitter : 1-2 juta rupiah.
Lalu saya dapat info dari teman di istanbul: Untuk perbandingan: istanbul vs jakarta
gaji babysitter: 1500 lira (untuk yg menginap di rumah) –kira2 7-8 jutaan rupiah )750 lira (yg bekerja hanya seminggu 3x)–4-5 jutaan rupiah–
Dengan standar hidup:setelah saya bandingkan: MASIH mahalan JAKARTA.

Wahhh…
Kalau gaji ART dan babysitter jakarta setaraf istanbul bagaimana? apa para majikan demo??
Apa bisa mereka mandiri tanpa mengandalkan asisten?
mungkin anaknya bisa di titipkan di daycare?
Ehmm..
Saya sedikit memaklumi jika jadi wanita pekerja dan sangat mengandalakn asisten dirumahnya.
Tapi kalau dengar: seorang ibu rumahtangga ‘ rumah mungil.anak cuma 1 atau 2: masih mengandalkan Asisten…:)
Berbahagianlah anda yg tinggal di indonesia heheh
Tapi jika nasip membawa anda tinggal di negeri seberang dan berharap bisa “seenak” di indonesia:
Siap2 aja kantong jebol buat gaji asisten.
Tapi apa susahnya hidup mandiri:D
Ngurus anak dan suami dengan tangan sendiri…
Ga merasa terbebani. Tapi saya nikmati juga…
Masa2 emas bersama anak tidak mudah terulang..

kalau rumah ukuran kubus tipe LLL: loe lagi loe lagi…dan dia bukan seorang ibu pekerja. cuma suami yg bekerja. tapi masih mengandalkan asisten:….?? isilah titik2 dibawah ini…:D:D

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s